Calon anggota legislatif PDI Perjuangan untuk DPR, Eriko Sotarduga, mengkhawatirkan peredaran narkoba yang semakin masif di tengah masyarakat, termasuk menyasar pelajar dan mahasiswa.

“Peredaran narkoba saat ini sudah semakin mengkhawatirkan. Pelajar dan mahasiswa juga sudah menjadi sasaran peredaran narkoba,” kata dia, di Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta, Minggu.

Menurut dia, produk narkoba saat ini sudah semakin variatif, tidak hanya dalam bentuk rokok lintingan, tapi sudah beragam seperti rokok, serbuk, permen, dan bentuk lainnya.

Peredaran narkoba, kata dia, juga semakin masif dan canggih dan bahkan mungkin ditawari oleh teman sendiri. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2018, sekitar 24 persen dari seluruh pengguna narkoba adalah pelajar dan mahasiswa.

Anggota Komisi VI DPR ini mengingatkan, orangtua, guru, maupun pamong di lingkungan seperti ketua RT dan Ketua RW untuk terus mengawasi anak-anak atau warganya untuk menjauhi narkoba. “Saya harapkan sekolah maupun lembaga-lembaga terkit, terus mengkampanyekan bahaya narkoba. Selamatkan remaja dari bahaya narkoba,” katanya. sumber